Senin, 10 Januari 2011

BULK CARRIER

BULK CARRIER

Kapal ini memiliki spesifikasi mengangkut muatan curah. Dikatakan curah karena cara meletakkan muatan dengan cara mencurahkan/menuangkan butiran/biji-bijian. Produk muatan yang berbentuk curah terdiri dari berbagai macam. Berdasarkan jenis muatannnya kapal bulk carrier terbagi atas beberapa kelompok :
1.            Grain carrier (biji tumbuh-tumbuhan), contohnya ;
                -        gandum
                -        jagung
                -        kedelai

2.            ore carrier (bijih tambang), contohnya ;
                -        besi
                -        chrom
                -        mangan
                -        bauksit
3.            coal carrier (disingkat : collier) atau muatan batu bara
4.            oil-ore carrier, muatan yang diangkut batu bara dan minyak secara bergantian
5.            coal-ore carrier, memuat batu bara dan bijih besi secara bergantian.


Berdasarkan ukuran bobot mati, tipe bulk carrier di bedakan menjadi :
1.            Handy size BC berukuran 10000-35000 DWT
2.            Handy max BC berukuran 35000-50000 DWT
3.            Panamax BC berukuran 50000-80000 DWT
4.            Capasize berukuran lebih dari 80000 DWT.

Berdasarkan spesifikasinya yang khusus, kapal bulk carrier memiliki karakterisik umum yang menonjol. Beberapa ciri kapal bulk carrier adalah sebagai berikut :
  1. memiliki single deck. Kapal muatan curah tidak memerlukan deck tambahan di ruang muat karena muatannya ditimbun begitu di atas pelat alas dalam kapal hingga pada batas tertentu. Untuk itu konstruksi alas pada kapal bulk carrier harus lebh diperkuat. 
  2. posisi kamar mesin di belakang kapal, alasan yang dipilih adalah :
  3. memiliki top side tank dan hopper side tank. Di pakai untuk mengurangi pergeseran muatan.
  4. orrientasi perencanaan kapal adalah  kapasitas muatan sebesar-besarnaya. Namun ukuran kapal di batasi kedalaman pelabuhan. 
besar ukuran kapal BC bergantung pada ukuran/kedalaman dermaga (port) tujuan. Sebab bongkar muat bulk carrier harus merapat sedekat mungkin dengan dermaga (maksimal 10 m). Berbeda dengan kapal tanker, bongkar muat kapal tanker dapat dilakukan dari jaak yang jauh dari dermaga karena menggunakan pipa. Jaraknya dapat berkisar antara 10 – 50 m

ruang muat.
Volume ruang muat bergantung pada jenis muatan. Untuk payload yang sama, volume muatan batu bara akan berbeda dengan volume yang dibutuhkan untuk mengangkut gandum. Perbedaan volume ini digambarkan dalam sebuah koefisien ruang muat yang biasanya disebut spesific volume, nilainya berbeda-beda untuk setiap jenis muatan. Sebagai contoh:
1.            tumbuh-tumbuaan        =          58           ft3/ton
2.            hasil tambang               =          14 – 20  ft3/ton
3.            batu bara                     =          48           ft3/ton
Karena muatannya yang sangat berat (membutuhkan volume displasmen yang besar), maka kapasitas ruang muat kapal BC biasanya hanya terisi 30 – 40% dari volume ruang muat keseluruhan.

Specific volume berbeda dengan stowage factor, stowage factor digunakan pada kapal yang memerluka penataan tata letak muatan, misalnya kapal general cargo. Stowage factor general cargo berkisar antara 1.2 – 1.7 m3/ton

Kapal BC memiliki persyaratan ballast tersendiri, menurut rumus D. Anderson, seorang designer harus mampu mengatur volume ballast sedemikian sehingga dapat memenuhi kondisi berikut :
Tf            =       0.027 – 0.03 Lwl
Ta           =       0.04 – 0.045 Lwl

  


2 komentar:

  1. 1. Handy size BC berukuran 10000-35000 DWT
    2. Handy max BC berukuran 35000-50000 DWT
    3. Panamax BC berukuran 50000-80000 DWT
    4. Capasize berukuran lebih dari 80000 DWT.

    Untuk masing2 kapal dgn jenis2 diatas, berapa kapasitas maximun nya dlm volume (Cubic meter atau feet meter) om?

    Mohon info nya yah :)

    BalasHapus
  2. Mohon info Ukuran loa beam dan draft kapal bulk carrier

    BalasHapus